Anggota Dewan Energi Nasional Minta Kewaspadaan Terhadap RUU Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET)

Medan, 30 September 2023 Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), As Natio Lasman, telah mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk berhati-hati dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET). Peringatan ini muncul karena adanya indikasi kuat kepentingan asing yang terkait dengan RUU tersebut.

Dalam diskusi publik yang diadakan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu, As Natio Lasman menyatakan, “Dalam kajian dan pembicaraan di internal DEN, kami melihat adanya risiko liberalisasi pasar ketenagalistrikan dalam skema power wheeling.”

Indonesia, menurutnya, harus memperhatikan risiko terkait model transaksi jual beli tenaga listrik jika konsep power wheeling diterapkan. “Nanti, swasta bisa jual listrik tanpa melalui pemerintah. Di sini, kepentingan nasional akan hancur karena pemerintah tidak akan mendapatkan apa-apa selain izin-izin pendirian pembangkit,” tegas Lasman.

Lebih lanjut, Lasman mengingatkan tentang kemungkinan munculnya surplus listrik dalam negeri jika power wheeling diizinkan. Power wheeling adalah mekanisme yang memungkinkan perusahaan swasta untuk membangun pembangkit listrik dan menjual listrik kepada pelanggan perumahan dan industri.

“Awalnya, power wheeling dimaksudkan untuk mempercepat realisasi EBET. Namun, kami melihat risiko kompleks terkait implementasinya. Ini sangat penting untuk menjaga kedaulatan energi di Indonesia,” ujarnya.

Lasman juga mencatat bahwa skema power wheeling pernah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dalam rangka Undang-Undang Ketenagalistrikan melalui putusan No.001-021-022/2003 dan Putusan Nomor 111/PUU-XIII/2015 MK. Menurutnya, kedua putusan tersebut menegaskan bahwa pola unbundling dalam sektor kelistrikan tidak sesuai dengan konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945.

“Jadi, kami menegaskan agar RUU tersebut tidak disahkan lagi dengan alasan apa pun,” pungkas As Natio Lasman.

Baca Juga  Melly Goeslaw Sumbangkan Hasil Penjualan Barang Preloved untuk Warga Palestina yang Terdampak Konflik

RUU EBET tetap menjadi perdebatan sengit di tengah masyarakat Indonesia, dan peringatan dari DEN menambahkan dimensi penting dalam diskusi tentang masa depan sektor energi dan ketenagalistrikan di negara ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *