Izin Penggunaan Air Tanah dari Sumur Kini Wajib: Inilah Aturan Terbaru dari Kementerian ESDM

Senin, 30 Oktober 2023 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia telah merilis aturan baru yang memerlukan pihak-pihak yang menggunakan air tanah dari sumur untuk memperoleh izin resmi dari Kementerian ESDM. Tujuan utama dari aturan ini adalah untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air tanah yang semakin terancam akibat eksploitasi berlebihan.

Dalam upaya menjaga ketersediaan air tanah yang memadai untuk berbagai keperluan, termasuk konsumsi manusia, pertanian, industri, dan pelestarian ekosistem, Kementerian ESDM telah mengeluarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 291.K/GL.01/MEM.G/2023 tentang Standar Penyelenggaraan Persetujuan Penggunaan Air Tanah. Keputusan ini ditandatangani oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif pada 14 September 2023.

Syarat Pengajuan Izin Penggunaan Air Tanah

Aturan ini berlaku untuk berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, badan hukum, lembaga sosial, dan masyarakat umum. Mereka yang ingin menggunakan air tanah dari sumur bor atau gali harus mengajukan izin sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Berikut adalah persyaratan yang perlu dipenuhi dalam pengajuan izin:

  1. Formulir Permohonan: Pengajuan izin harus dilakukan melalui formulir permohonan yang mencakup identitas pemohon, alamat lokasi pengeboran atau penggalian eksplorasi air tanah, koordinat rencana titik pengeboran atau penggalian, jangka waktu penggunaan air tanah yang dimohonkan, keterangan sumur bor atau gali ke berapa, bukti kepemilikan atau penguasaan tanah (seperti Akta Jual Beli, Surat Hak Milik, Surat Hak Guna Bangunan, atau Surat Perjanjian Sewa), surat pernyataan bermaterai bahwa tanah yang digunakan tidak dalam proses sengketa, izin atau dokumen lingkungan hidup, serta surat pernyataan kesanggupan membuat sumur resapan/imbuhan.
  2. Rencana Debit Air Tanah: Pemohon juga harus menyertakan rencana jumlah debit pengambilan air tanah dalam satuan meter kubik per hari.
  3. Peruntukan Penggunaan Air Tanah: Dalam pengajuan izin, pemohon harus menjelaskan peruntukan penggunaan air tanah tersebut.
  4. Gambar Konstruksi Sumur Bor/Gali: Gambar konstruksi sumur bor atau gali juga harus disertakan dalam pengajuan izin.
Baca Juga  Indonesia Memperkenalkan Keindahan Budaya Melalui Pertukaran Film di Festival Sayama de Cinema

Kategori Penerima yang Harus Mendapatkan Izin

Izin penggunaan air tanah diperlukan untuk sejumlah kegiatan, termasuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari yang membutuhkan air tanah sebesar minimal 100 meter kubik per bulan per kepala keluarga atau lebih dari 100 meter kubik per bulan per kelompok. Kegiatan pertanian rakyat di luar sistem irigasi yang sudah ada, kegiatan wisata atau olahraga air yang dikelola untuk kepentingan umum, pemanfaatan air tanah untuk kebutuhan penelitian, taman kota yang tidak memungut biaya, rumah ibadah, fasilitas umum, bantuan sumur bor dari pemerintah, swasta, atau perseorangan, dan penggunaan air tanah untuk instansi pemerintah juga memerlukan izin penggunaan air tanah.

Pentingnya Pengelolaan Air Tanah

Pengelolaan air tanah adalah bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air bawah tanah. Pengambilan air tanah yang berlebihan dapat berdampak negatif terhadap muka air tanah, kualitas air, dan lingkungan sekitarnya.

Izin penggunaan air tanah dari sumur ke Kementerian ESDM merupakan langkah yang diperlukan untuk menjaga keberlanjutan air tanah. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah Indonesia dalam menjaga sumber daya air yang semakin berkurang.

Kementerian ESDM berharap bahwa aturan ini akan membantu dalam menjaga ketersediaan air tanah yang cukup bagi kebutuhan manusia, pertanian, industri, dan ekosistem. Upaya ini juga penting untuk melindungi sumber daya air tanah demi kesejahteraan generasi mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *